Upscale AI Kenalkan Token Fabric untuk Menghubungkan Chip AI dari Berbagai Produsen
Upscale AI memperkenalkan Token Fabric pada 8 Oktober 2026 sebagai platform jaringan yang dirancang untuk menghubungkan chip kecerdasan buatan dari berbagai produsen dalam satu infrastruktur pusat data. Solusi ini menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem pengelolaan jaringan untuk mendukung komputasi AI berskala besar. Dengan pendekatan berbasis standar terbuka, Token Fabric ditujukan untuk mengurangi kerumitan integrasi GPU dan akselerator AI yang menggunakan arsitektur berbeda. Perkembangan ini menjadi perhatian industri TEKNOLOGI karena kebutuhan pusat data semakin meningkat, terutama untuk pelatihan model kecerdasan buatan, pemrosesan inferensi, dan pengembangan infrastruktur komputasi yang fleksibel.
Upscale AI Memperkenalkan Token Fabric untuk Infrastruktur AI
Pengembang solusi komputasi Upscale AI meluncurkan Token Fabric sebagai solusi penghubung perangkat komputasi kecerdasan buatan. Teknologi tersebut ditujukan bagi pusat data yang menggunakan berbagai jenis chip. Pada infrastruktur komputasi modern, organisasi menggunakan banyak perangkat pemrosesan untuk menangani model kompleks. Kesulitan yang perlu diatasi adalah menjaga komunikasi antarchip tetap efisien. Melalui Token Fabric, Upscale AI berupaya mengurangi kerumitan integrasi. Rancangan jaringan tersebut dapat mendukung pemilihan chip berdasarkan kebutuhan.
Peluncuran arsitektur baru ini dilakukan pada awal Oktober 2026. Organisasi di balik teknologi tersebut merupakan perusahaan teknologi yang mengembangkan konektivitas pusat data. Pengembang Token Fabric memperoleh pendanaan untuk mengembangkan jaringan generasi berikutnya, termasuk NVIDIA. Meski NVIDIA menjadi salah satu pihak yang mendukung perusahaan, Token Fabric dirancang untuk penggunaan akselerator dari berbagai produsen. Strategi tersebut dapat membantu organisasi merencanakan infrastruktur yang tidak sepenuhnya seragam. Meskipun arah pengembangannya menarik, kompatibilitas nyata tetap bergantung pada dukungan standar dan implementasi.
Teknologi Scale-Up dan Scale-Out pada Jaringan Upscale
Token Fabric dikembangkan untuk mendukung konektivitas dalam kelompok akselerator serta antarkelompok. Istilah scale-up berkaitan dengan pertukaran data antarakselerator pada lingkungan komputasi yang berdekatan. Adapun, scale-out memungkinkan komunikasi antarkelompok komputasi di pusat data. Pada aktivitas komputasi yang melibatkan banyak chip, kedua pendekatan sering diperlukan secara bersamaan. Ketika jaringan tidak mampu mengikuti kebutuhan prosesor, akselerator dapat menghabiskan waktu untuk menunggu data. Karena itu, jaringan menjadi bagian penting dari performa sistem AI.
Melalui arsitektur yang diperkenalkan, Token Fabric menyatukan perangkat keras jaringan serta platform operasional. Konsep integrasi ini dirancang menyederhanakan pekerjaan integrasi pusat data. Dalam skenario penggunaan, operator berpotensi menggabungkan beberapa kelompok perangkat komputasi. Infrastruktur komunikasi kemudian mendukung pertukaran data sesuai protokol yang digunakan. Walaupun konsep integrasinya luas, Token Fabric tidak otomatis membuat seluruh perangkat lunak AI kompatibel. Dengan demikian, penerapan multivendor membutuhkan pengujian lebih dari sekadar konektivitas fisik.
Komponen Perangkat Keras pada Arsitektur Upscale AI
Bagian perangkat keras yang menonjol Token Fabric adalah SkyFabriX, yaitu teknologi chip konektivitas buatan Upscale AI. Berdasarkan kemampuan yang diperkenalkan, SkyFabriX dirancang menyediakan kapasitas switching sebesar 115,2 Tbps. Angka tersebut merupakan parameter kapasitas switching chip. Di samping kemampuan switching, Upscale AI menyiapkan peta jalan menuju kapasitas beberapa petabit per detik. Komponen jaringan ini berfokus pada pendekatan konektivitas berbasis standar, termasuk OCP ESUN dan UALoE. Walaupun target performanya tinggi, kemampuan tersebut tidak otomatis tercapai pada setiap penerapan.
Dalam konektivitas antarklaster, Upscale AI mengembangkan perangkat jaringan dengan dukungan silikon Spectrum-X. Pendekatan ini bertujuan menyatukan skala jaringan yang berbeda. Penggunaan standar komunikasi Ethernet telah digunakan pada berbagai lingkungan komputasi. Berkat dukungan sistem konektivitas ini, Token Fabric dirancang membantu operator menghubungkan berbagai akselerator. Walaupun sistem mengusung standar terbuka, operator tetap perlu memeriksa kompatibilitas antarkomponen. Efisiensi pertukaran data tidak hanya ditentukan oleh jenis chip jaringan.
SkyOS dan SkyCMD Mendukung Pengelolaan Token Fabric
Selain menghadirkan perangkat keras, Upscale AI melengkapi Token Fabric dengan perangkat lunak pengelolaan. Bagian penting dari sistem tersebut mencakup SkyOS dan SkyCMD. SkyOS dirancang untuk mendukung operasi sistem jaringan AI. Adapun, SkyCMD dirancang membantu mengendalikan operasi jaringan secara terpusat. Dengan menggabungkan kedua komponen, operator berpotensi mengurangi kerumitan pengelolaan. Hal ini membantu menghadapi kebutuhan operasional yang kompleks. Meski sistem pengelolaannya dirancang terpadu, tingkat otomatisasi tetap bergantung pada implementasi yang tersedia.
Pengelolaan jaringan AI membutuhkan koordinasi perangkat dan pemantauan sumber daya. Pengelola sistem sebaiknya memperhatikan kapasitas jalur, kesehatan sistem, dan distribusi trafik. Ketika beberapa produsen perangkat digunakan, kebutuhan tersebut berpotensi menambah pekerjaan integrasi. Berkat pendekatan software yang menyatu, Upscale AI ingin mengurangi penggunaan alat yang terpisah. Manfaat yang diharapkan adalah memperbaiki pemanfaatan sumber daya komputasi. Walaupun sistem terpadu dapat membantu, efektivitasnya perlu dinilai melalui pengujian produksi.
Manfaat Token Fabric bagi Pusat Data AI dan Penyedia Cloud
Platform ini dikembangkan bagi perusahaan pengelola infrastruktur AI. Segmen pasar yang dituju mencakup hyperscaler, neocloud, mitra akselerator AI, dan perusahaan. Istilah hyperscaler menggambarkan organisasi yang mengelola sumber daya digital dalam skala luas. Adapun, neocloud sering mengembangkan layanan komputasi GPU bagi pelanggan kecerdasan buatan. Dalam sistem dengan permintaan komputasi tinggi, fleksibilitas memilih chip berpotensi membantu pengelolaan kapasitas. Melalui dukungan terhadap perangkat multivendor, Token Fabric berusaha mengurangi keterbatasan pilihan teknologi.
Salah satu keuntungan potensial adalah meningkatkan pemanfaatan akselerator AI. Pada klaster kecerdasan buatan berskala besar, chip yang sangat cepat tetap dapat kehilangan efisiensi jika jaringan lambat. Untuk menggambarkan situasi tersebut, sejumlah akselerator harus menyinkronkan informasi selama proses berlangsung. Jika hambatan komunikasi dapat dikurangi, sistem dapat mempersingkat waktu tunggu tertentu. Meski arsitektur jaringan sangat penting, efisiensi akhir perlu dibuktikan melalui pengujian beban kerja nyata. Karena itu, klaim penghematan perlu dinilai menggunakan ukuran performa yang relevan.
Prospek Jaringan Multivendor untuk Masa Depan Infrastruktur AI
Kehadiran arsitektur konektivitas Token Fabric menandai langkah menarik dalam pengembangan pusat data kecerdasan buatan. Berkat pendekatan konektivitas terpadu, Token Fabric menawarkan fondasi jaringan untuk lingkungan komputasi heterogen. Dukungan SkyFabriX bersama NVIDIA Spectrum-X Ethernet mendukung rancangan sistem konektivitas tersebut. Selain itu, SkyOS dan SkyCMD menyediakan pendekatan pengelolaan yang lebih terintegrasi. Namun perlu dipahami, peningkatan performa tidak otomatis tercapai pada setiap pusat data.
Untuk masa depan industri komputasi, Token Fabric menunjukkan pentingnya interoperabilitas perangkat keras. Organisasi yang membangun infrastruktur AI memiliki peluang mengurangi ketergantungan pada satu arsitektur. Meski membuka peluang baru, keputusan penerapan sebaiknya memperhatikan dukungan software serta kebutuhan operasional. Tahapan implementasi berikutnya diharapkan memperjelas manfaat bagi pelanggan. Menurut Anda, apakah infrastruktur yang menghubungkan chip berbagai produsen akan membantu mengurangi ketergantungan pada satu pemasok? Silakan bagikan pendapat Anda tentang pentingnya interoperabilitas chip.








